KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 794. | Ia memperhatikan pertumbuhan kita Bdk. Kol 2:19.. Supaya memungkinkan kita tumbuh menuju Dia, Kepala kita Bdk. Ef 4:11-16., Kristus memperlengkapi Tubuh-Nya, Gereja, dengan anugerah dan pelayanan, yang olehnya kita dapat membantu satu sama lain di jalan keselamatan.
| | 795. | Dengan demikian Kristus dan Gereja membentuk "Kristus paripurna [Christus totus]. Gereja bersatu dengan Kristus. Para kudus sangat sadar akan kesatuan ini:
"Maka, maritah kita bergembira dan berterima kasih bahwa kita tidak hanya menjadi Kristen, tetapi Kristus. Mengertikah Saudara-saudara, dapatkah kanlu memahami rah-mat yang Allah berikan kepada kita, ketika Ia memberikan kepada kita Kristus sebagai Kepala? Kagumilah, bergembiralah, kita sudah menjadi Kristus. Karena kalau Ia Kepala, kita anggota-anggota, maka seluruh manusia adalah Dia dan kita... Kepenuhan Kristus adalah Kepala dan anggota-anggota. Apa artinya: Kepala dan anggota-anggota? Kristus dan Gereja" (Agustinus, ev. Jo. 21,8).
"Penebus kita ternyata satu pribadi dengan Gereja kudus, yang telah Ia miliki" (Gregorius Agung, mor. praef. 1,6,4).
"Kepala dan anggota-anggota seakan-akan merupakan satu pribadi mistik" (Tomas Aqu., s.th. 3,48,2 ad 1).
Iman yang diajarkan oleh guru-guru iman yang kudus dan perasaan sehat umat beriman terungkap dalam perkataan santa Jeanne d Arc kepada hakim-hakimnya: "Tentang Yesus dan Gereja saya berpendapat bahwa semuanya itu adalah satu, dan bahwa orang tidak perlu mempermasalahkannya lagi".
| | 796. | Kesatuan antara Kristus dan Gereja, Kepala dan anggota-anggota Tubuh, berarti juga bahwa kedua-duanya memang berbeda satu dari yang lain, tetapi berada dalam hubungan yang sangat pribadi. Aspek ini sering dinyatakan dengan gambar mempelai pria dan wanita. Bahwa Kristus adalah pengantin pria dari Gereja, telah dinyatakan oleh para nabi, dan Yohanes Pembaptis mengumumkannya Bdk. Yoh 3:29.. Tuhan sendiri menyebut diri sebagai "pengantin pria" (Mrk 2:19) Bdk. Mat 22:1-14; 25:1-13.. Sang Rasul melukiskan Gereja dan setiap umat beriman, yang adalah anggota Tubuh Kristus, sebagai seorang mempelai wanita, yang ia tempatkan sebagai "tunangan" Kristus Tuhan, supaya ia menjadi satu roh dengan Dia Bdk. 1 Kor 6:15-17; 2 Kor 11:2.. Ia adalah pengantin wanita tanpa cacat dari Anak Domba tanpa cacat, Bdk. Why 22:17; Ef 1:4; 5:27. yang "Kristus... kasihi dan untuknya Ia telah menyerahkan diri-Nya,... untuk menguduskannya" (Ef 5:25-26), yang telah Ia ikat dengan diri-Nya melalui perjanjian abadi, dan yang Ia rawat seperti tubuh-Nya sendiri Bdk. Ef 5:29.
"Seluruh Kristus, Kepala dan Tubuh, satu dari yang banyak... Apakah Kepala yang berbicara atau Tubuh yang berbicara, selalu Kristuslah yang berbicara: Ia berbicara baik dalam peranan-Nya sebagai Kepala [ex persona capitis], maupun dalam peranan Tubuh (ex persona corporis). Apa yang tertulis? Keduanya menjadi satu daging. Itu adalah rahasia yang sangat dalam; saya mengenakannya kepada Kristus dan Gereja (Ef 5:31- 32). Dan Tuhan sendiri berkata dalam Injil: Jadi mereka bukan lagi dua melainkan satu daging (Mat 19:6). Seperti kamu tahu, ada dua pribadi tetapi di pihak lain hanya satu oleh hubungan perkawinan... Sebagai kepala Ia menamakan diri mempelai pria, sebagai tubuh mempelai wanita" (Agustinus, Psal. 74,4).
| << >>
|