KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 800. | Karisma-karisma ini harus diterima dengan syukur oleh dia, yang memperolehnya, tetapi juga oleh semua anggota Gereja. Karena mereka adalah kekayaan rahmat yang mengagumkan untuk daya hidup apostolik dan untuk kekudusan seluruh Tubuh Kristus. Yang perlu diperhatikan di sini ialah anugerah-anugerah, yang dengan sesungguhnya berasal dari Roh Kudus, dan anugerah-anugerah itu harus dilaksanakan sedemikian rupa, sehingga mereka menjawab secara penuh prakarsa Roh yang sebenarnya. Pendeknya, anugerah-anugerah itu harus dilaksanakan dalam cinta yang merupakan ukuran karisma yang sebenarnya Bdk. 1 Kor 13.
| | 801. | Dalam arti ini sungguh amat perlu untuk menguji karisma-karisma itu. Tidak ada satu karisma pun membebaskan dari kewajiban untuk menghormati gembala-gembala Gereja dan untuk mentaati mereka, karena "terutama mereka itulah yang berfungsi, bukan untuk memadamkan Roh, melainkan untuk menguji segalanya dan mempertahankan apa yang baik" (LG 12). Semua karisma, yang dalam perbedaan-perbedaannya saling melengkapi, harus bekerja sama sedemikian, sehingga "berguna bagi kepentingan bersama" (1 Kor 12:7) Bdk. LG 30; CL 24.
| | 802. | Yesus Kristus "telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik" (Tit 2:14).
| | 803. | "Kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajawi, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri " (1 Ptr 2:9).
| | 804. | Langkah masuk ke dalam Umat Allah terjadi oleh iman dan Pembaptisan. "Semua manusia dipanggil kepada Umat Allah yang baru" (LG 13), supaya "menjadikan manusia satu keluarga dan satu bangsa dalam Kristus " (AG 1).
| | 805. | Gereja adalah Tubuh Kristus. Oleh Roh dan karya-Nya di dalam Sakramen-sakramen, terutama Ekaristi, Kristus yang telah mati dan bangkit membuat persekutuan umat beriman menjadi Tubuh-Nya.
| << >>
|