Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

817."Dalam satu dan satu-satunya Gereja Allah itu sejak awal mula telah timbul berbagai perpecahan, yang oleh Rasul dikecam dengan tajam sebagai hal yang layak dihukum. Dalam abad-abad sesudahnya timbullah pertentangan-pertentangan yang lebih luas lingkupnya, dan jemaat-jemaat yang cukup besar terpisahkan dari persekutuan sepenuhnya dengan Gereja Katolik, kadang-kadang bukannya tanpa kesalahan kedua pihak" (UR 3). Perpecahan-perpecahan yang melukai kesatuan Tubuh Kristus (perlu dibedakan di sini bidah, apostasi, dan skisma) Bdk. CIC, can. 751., tidak terjadi tanpa dosa manusia:

"Di mana ada dosa, di situ ada keaneka-ragaman, di situ ada perpecahan, sekte-sekte dan pertengkaran. Di mana ada kebajikan, di situ ada kesepakatan, di situ ada kesatuan; karena itu semua umat beriman bersatu hati dan bersatu jiwa" (Origenes, hom. in Ezech. 9,1).

818."Tetapi mereka, yang sekarang lahir dan dibesarkan dalam iman akan Kristus di jemaat-jemaat itu, tidak dapat dipersalahkan dan dianggap berdosa karena memisahkan diri. Gereja Katolik merangkul mereka dengan sikap bersaudara penuh hormat dan cinta kasih... Sungguhpun begitu, karena mereka dalam Baptis dibenarkan berdasarkan iman, mereka disatu-ragakan dalam Kristus. Oleh karena itu mereka memang dengan tepat menyandang nama Kristen, dan tepat pula oleh putera-puteri Gereja Katolik diakui selaku saudara-saudari dalam Tuhan" (UR 3).

819.Tambahan lagi di luar tapal batas Gereja Katolik yang kelihatan "ditemukan banyak unsur pengudusan dan kebenaran" (LG 8): "Sabda Allah dalam Kitab Suci, kehidupan rahmat, harapan, dan cinta kasih, begitu pula karunia-karunia Roh Kudus lainnya yang bersifat batiniah dan unsur-unsur lahiriah" (UR 3) Bdk. LG 15.. Roh Kudus mempergunakan Gereja-gereja dan persekutuan-persekutuan gerejani ini sebagai sarana demi keselamatan. Kekuatannya berasal dari kepenuhan rahmat dan kebenaran, yang Kristus percayakan kepada Gereja Katolik. Semua hal ini berasal dari Kristus, mengantar menuju Dia Bdk. UR 3. dan dengan sendirinya "mendorong ke arah Kesatuan katolik" (LG 8).

820."Kesatuan itulah yang sejak semula dianugerahkan oleh Kristus kepada Gereja-Nya. Kita percaya, bahwa kesatuan itu tetap lestari terdapat dalam Gereja Katolik, dan berharap, agar kesatuan itu dari hari ke hari bertambah erat sampai kepenuhan zaman" (UR 4). Kristus selalu memberikan kepada Gereja-Nya anugerah kesatuan, tetapi Gereja harus terus-menerus berdoa dan bekerja untuk mempertahankan, memperkuat dan menyempurnakan kesatuan yang Kristus kehendaki untuk dia. Karena itu, Yesus sendiri berdoa pada saat kesengsaraan-Nya dan selalu kepada Bapa-Nya demi kesatuan murid-murid-Nya. "Semoga mereka semua menjadi satu, seperti Engkau ya Bapa, ada dalam Aku dan Aku dalam Engkau, mereka juga berada di dalam kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku" (Yoh 17:21). Kerinduan untuk memulihkan kesatuan semua orang Kristen adalah satu anugerah Kristus dan satu panggilan Roh Kudus Bdk. UR 1.

821.Untuk menjawab panggilan secara tepat, dibutuhkan:
- satu pembaharuan Gereja secara terus-menerus dalam kesetiaan yang lebih besar terhadap panggilannya.
- pembaharuan ini adalah daya dorong gerakan menuju kesatuan Bdk. UR 6.;
- pertobatan hati, untuk mengusahakan satu kehidupan yang murni sesuai dengan Injil, Bdk. UR 7. karena ketidak-setiaan anggota-anggota terhadap anugerah Kristus menyebabkan perpecahan-perpecahan;
- doa bersama, karena "pertobatan hati dan kesucian hidup itu, disertai doa-doa permohonan perorangan maupun bersama untuk kesatuan umat Kristen, harus dipandang sebagai jiwa seluruh gerakan ekumenis, dan memang tepat juga disebut ekumenisme rohani" (UR 8);
- pengenalan persaudaraan secara timbal balik Bdk. UR 9.;
- pembinaan semangat ekumenis pada umat beriman dan terutama para imam Bdk. UR 10.;
- pembicaraan antara para teolog dan pertemuan antara umat Kristen dari berbagai Gereja dan persekutuan Bdk. UR4; 9; 11.;
- kerja sama umat Kristen dalam berbagai bidang pelayanan terhadap manusia Bdk. UR 12.

822."Keprihatinan untuk memulihkan kesatuan melibatkan segenap Gereja, baik umat beriman, maupun para gembala" (UR 5). Tetapi orang harus sadar juga, "bahwa maksud yang suci untuk mendamaikan segenap umat Kristen menjadi satu dalam Gereja Kristus yang satu dan tunggal melampaui daya kekuatan serta bakat kemampuan manusiawi. Oleh karena itu konsili menaruh harapan sepenuhnya pada doa Kristus bagi Gereja, pada cinta kasih Bapa terhadap kita, dan pada kekuatan Roh Kudus" (UR 24).

823."Kita mengimani bahwa Gereja... tidak dapat kehilangan kesuciannya. Sebab Kristus, Putera Allah, yang bersama Bapa dan Roh dipuji, bahwa hanya Dialah Kudus, mengasihi Gereja sebagai mempelai-Nya. Kristus menyerahkan Diri baginya, untuk menguduskannya, dan menyatukannya dengan diri-Nya sebagai Tubuh-Nya. Ia melimpahinya dengan karunia Roh Kudus" (LG 39). Dengan demikian Gereja adalah "Umat Allah yang kudus" (LG 12), dan anggota-anggotanya dinamakan "kudus" Bdk. Kis 9:13; 1 Kor 6:1; 16:1.

824.Gereja dikuduskan oleh Kristus, karena ia bersatu dengan Dia; oleh Dia dan di dalam Dia, ia juga menguduskan. "Pengudusan manusia dan pemuliaan Allah dalam Kristus merupakan tujuan semua karya Gereja lainnya"(SC 10). Di dalam Gereja ada "seluruh kepenuhan upaya-upaya penyelamatan" (UR 3). Di dalamnya "kita memperoleh kesucian berkat rahmat Allah" (LG 48).

825."Sejak di dunia ini Gereja ditandai kesucian yang sesungguhnya meskipun tidak sempurna" (LG 48). Ia masih harus mencapai lagi kekudusan dalam anggota-anggotanya. "Diteguhkan dengan upaya-upaya keselamatan sebanyak dan sebesar itu, semua orang beriman, dalam keadaan dan status mana pun juga, dipanggil oleh Tuhan untuk menuju kesucian yang sempurna seperti Bapa sendiri sempurna, masing-masing melalui jalannya sendiri" (LG 11).

826.Cinta adalah jiwa kekudusan, untuk mana semua orang dipanggil: "Ia mengarahkan dan menjiwai semua upaya kesucian dan membawanya sampai ke tujuannya" (LG 42).

"Aku mengerti, kalau Gereja itu merupakan tubuh yang disusun dari berbagai macam anggota, maka anggota tubuh yang terpenting tidak boleh tidak ada; aku mengerti bahwa ia harus mempunyai hati yang membara karena cinta. Aku mengerti bahwa hanya cinta dapat menggerakkan anggota-anggota lain untuk bekerja, dan bahwa kalau ia redup, para Rasul akan berhenti mewartakan Injil, dan para martir menolak mencurahkan darahnya... Aku mengerti bahwa cinta merangkul semua panggilan, bahwa ia adalah segala-galanya dalam segala-galanya, bahwa ia mencakup semua waktu dan tempat... dengan satu perkataan bahwa ia abadi" (Teresia dari Anak Yesus, ms. autob. B 3v).

827."Namun, sedangkan Kristus, yang suci, tanpa kesalahan, tanpa noda, tidak mengenal dosa, tetapi datang hanya untuk menebus dosa-dosa rakyat, Gereja merangkum pendosa-pendosa dalam pangkuannya sendiri. Gereja itu suci, dan sekaligus harus serlalu dibersihkan, serta terus-menerus menjalankan pertobatan dan pembaharuan" (LG 8) Bdk. UR 3;6.. Semua anggota Gereja, juga pejabat-pejabatnya harus mengakui, bahwa mereka adalah orang berdosa Bdk. 1 Yoh 1:8-10.. Di dalam semua mereka, tumbuhlah di samping benih Injil yang baik juga lalang dosa sampai akhir zaman Bdk. Mat 13:24-30.. Gereja mengumpulkan manusia-manusia berdosa, yang walaupun telah ditangkap oleh keselamatan Kristus, namun masih selalu berada di jalan menuju kekudusan:

"Gereja itu kudus, meskipun di tengah-tengahnya terdapat orang berdosa; karena ia tidak menghidupi kehidupan lain dari kehidupan rahmat. Di mana anggota-anggota Gereja mengambil bagian dalam kehidupan ini, mereka dikuduskan, tetapi di mana mereka mengabaikan kehidupan ini, mereka jatuh ke dalam dosa dan kekacauan. Tetapi dosa-dosa itu menghalang-halangi daya sinar kekudusan Gereja. Ia menderita karenanya dan membuat silih untuk dosa-dosa ini. Sementara itu, berkat darah Kristus dan berkat anugerah Roh Kudus ia memiliki kekuatan untuk membebaskan putera dan puterinya dari beban dosa" (SPF 19)

828.Kalau Gereja menggelari kudus orang-orang beriman tertentu, artinya mengumumkan dengan resmi bahwa mereka telah menjalankan kebajikan-kebajikan dengan ksatria dan telah hidup dengan setia kepada rahmat Allah, Gereja mengakui kekuasaan Roh kekudusan yang ada di dalamnya. Ia memperkuat harapan umat beriman, karena ia memberi orang kudus kepada mereka sebagai contoh dan perantara Bdk. LG 40;48-51.. "Dalam situasi sejarah Gereja yang paling sulit, selalu terdapat orang-orang kudus pada awal pembaharuan" (CL 16,3). "Sumber rahasia dan ukuran yang tidak dapat salah dari kekuatan misioner Gereja adalah kekudusannya" (CL 17,3). 1173, 2045 829 "Namun sementara dalam diri Santa Perawan Maria Gereja telah mencapai kesempurnaannya yang tanpa cacat atau kerut, kaum beriman kristiani sedang berusaha mengalahkan dosa dan mengembangkan kesuciannya. Maka mereka mengangkat pandangannya ke arah Maria" (LG 65); di dalam dia Gereja sudah kudus sepenuhnya.

830.Kata "katolik" berarti "merangkul semua", maksudnya "seluruhnya" atau "lengkap". Gereja itu katolik dalam arti ganda:Ia katolik karena di dalamnya ada Kristus. "Di mana Yesus Kristus ada, di situ ada Gereja Katolik" (Ignasius dari Antiokia, Smym. 8,2). Di dalam Dia, Tubuh Kristus yang dipersatukan dengan Kepalanya terlaksana sepenuhnya Bdk. Ef 1:22-23.. Dengan demikian ia menerima dari-Nya "kepenuhan sarana keselamatan" (AG 6), yang Ia kehendaki: pengakuan iman yang benar dan utuh, kehidupan sakramental yang lengkap dan tugas pelayanan yang tertahbis dalam suksesi apostolik. Dalam arti yang mendasar ini Gereja sudah "katolik" pada hari Pentekosta Bdk. AG 4. dan ia akan tetap tinggal demikian sampai pada hari kedatangan kembali Kristus.

<<   >>