Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

820."Kesatuan itulah yang sejak semula dianugerahkan oleh Kristus kepada Gereja-Nya. Kita percaya, bahwa kesatuan itu tetap lestari terdapat dalam Gereja Katolik, dan berharap, agar kesatuan itu dari hari ke hari bertambah erat sampai kepenuhan zaman" (UR 4). Kristus selalu memberikan kepada Gereja-Nya anugerah kesatuan, tetapi Gereja harus terus-menerus berdoa dan bekerja untuk mempertahankan, memperkuat dan menyempurnakan kesatuan yang Kristus kehendaki untuk dia. Karena itu, Yesus sendiri berdoa pada saat kesengsaraan-Nya dan selalu kepada Bapa-Nya demi kesatuan murid-murid-Nya. "Semoga mereka semua menjadi satu, seperti Engkau ya Bapa, ada dalam Aku dan Aku dalam Engkau, mereka juga berada di dalam kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku" (Yoh 17:21). Kerinduan untuk memulihkan kesatuan semua orang Kristen adalah satu anugerah Kristus dan satu panggilan Roh Kudus Bdk. UR 1.

821.Untuk menjawab panggilan secara tepat, dibutuhkan:
- satu pembaharuan Gereja secara terus-menerus dalam kesetiaan yang lebih besar terhadap panggilannya.
- pembaharuan ini adalah daya dorong gerakan menuju kesatuan Bdk. UR 6.;
- pertobatan hati, untuk mengusahakan satu kehidupan yang murni sesuai dengan Injil, Bdk. UR 7. karena ketidak-setiaan anggota-anggota terhadap anugerah Kristus menyebabkan perpecahan-perpecahan;
- doa bersama, karena "pertobatan hati dan kesucian hidup itu, disertai doa-doa permohonan perorangan maupun bersama untuk kesatuan umat Kristen, harus dipandang sebagai jiwa seluruh gerakan ekumenis, dan memang tepat juga disebut ekumenisme rohani" (UR 8);
- pengenalan persaudaraan secara timbal balik Bdk. UR 9.;
- pembinaan semangat ekumenis pada umat beriman dan terutama para imam Bdk. UR 10.;
- pembicaraan antara para teolog dan pertemuan antara umat Kristen dari berbagai Gereja dan persekutuan Bdk. UR4; 9; 11.;
- kerja sama umat Kristen dalam berbagai bidang pelayanan terhadap manusia Bdk. UR 12.

822."Keprihatinan untuk memulihkan kesatuan melibatkan segenap Gereja, baik umat beriman, maupun para gembala" (UR 5). Tetapi orang harus sadar juga, "bahwa maksud yang suci untuk mendamaikan segenap umat Kristen menjadi satu dalam Gereja Kristus yang satu dan tunggal melampaui daya kekuatan serta bakat kemampuan manusiawi. Oleh karena itu konsili menaruh harapan sepenuhnya pada doa Kristus bagi Gereja, pada cinta kasih Bapa terhadap kita, dan pada kekuatan Roh Kudus" (UR 24).

823."Kita mengimani bahwa Gereja... tidak dapat kehilangan kesuciannya. Sebab Kristus, Putera Allah, yang bersama Bapa dan Roh dipuji, bahwa hanya Dialah Kudus, mengasihi Gereja sebagai mempelai-Nya. Kristus menyerahkan Diri baginya, untuk menguduskannya, dan menyatukannya dengan diri-Nya sebagai Tubuh-Nya. Ia melimpahinya dengan karunia Roh Kudus" (LG 39). Dengan demikian Gereja adalah "Umat Allah yang kudus" (LG 12), dan anggota-anggotanya dinamakan "kudus" Bdk. Kis 9:13; 1 Kor 6:1; 16:1.

824.Gereja dikuduskan oleh Kristus, karena ia bersatu dengan Dia; oleh Dia dan di dalam Dia, ia juga menguduskan. "Pengudusan manusia dan pemuliaan Allah dalam Kristus merupakan tujuan semua karya Gereja lainnya"(SC 10). Di dalam Gereja ada "seluruh kepenuhan upaya-upaya penyelamatan" (UR 3). Di dalamnya "kita memperoleh kesucian berkat rahmat Allah" (LG 48).

825."Sejak di dunia ini Gereja ditandai kesucian yang sesungguhnya meskipun tidak sempurna" (LG 48). Ia masih harus mencapai lagi kekudusan dalam anggota-anggotanya. "Diteguhkan dengan upaya-upaya keselamatan sebanyak dan sebesar itu, semua orang beriman, dalam keadaan dan status mana pun juga, dipanggil oleh Tuhan untuk menuju kesucian yang sempurna seperti Bapa sendiri sempurna, masing-masing melalui jalannya sendiri" (LG 11).

826.Cinta adalah jiwa kekudusan, untuk mana semua orang dipanggil: "Ia mengarahkan dan menjiwai semua upaya kesucian dan membawanya sampai ke tujuannya" (LG 42).

"Aku mengerti, kalau Gereja itu merupakan tubuh yang disusun dari berbagai macam anggota, maka anggota tubuh yang terpenting tidak boleh tidak ada; aku mengerti bahwa ia harus mempunyai hati yang membara karena cinta. Aku mengerti bahwa hanya cinta dapat menggerakkan anggota-anggota lain untuk bekerja, dan bahwa kalau ia redup, para Rasul akan berhenti mewartakan Injil, dan para martir menolak mencurahkan darahnya... Aku mengerti bahwa cinta merangkul semua panggilan, bahwa ia adalah segala-galanya dalam segala-galanya, bahwa ia mencakup semua waktu dan tempat... dengan satu perkataan bahwa ia abadi" (Teresia dari Anak Yesus, ms. autob. B 3v).

<<   >>