Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

833."Gereja lokal" - keuskupan (atau Eparkhie) - diartikan dengan satu persekutuan orang Kristen, yang bersatu dengan Uskupnya yang berada dalam suksesi apostolik, dalam iman dan dalam Sakramen-sakramen Bdk. CD 11; CIC, cann. 368-369.. Gereja-gereja lokal ini dibentuk "menurut citra Gereja semesta. Gereja Katolik yang satu dan tunggal berada dalam Gereja-gereja khusus dan terhimpun padanya" (LG 23).

834.Gereja-gereja lokal adalah katolik dalam arti kata yang sebenarnya oleh persekutuan dengan salah satu darinya: dengan Gereja Roma "yang mengetuai dalam cinta" (Ignasius dari Antiokia, Rom 1, 1). "Setiap Gereja, artinya umat beriman dari mana-mana, harus sependapat dengan Gereja ini karena kedudukannya yang istimewa" (Ireneus, haer. 3,3,2; dikutip oleh Konsili Vatikan I: DS 3057). "Sejak Sabda yang menjadi manusia turun ke tengah kita, semua Gereja Kristen dari mana-mana telah menganggap dan masih menganggap Gereja besar yang ada di Roma itu sebagai basis dan dasar mereka yang satu-satunya, karena - sesuai dengan janji Tuhan - kekuatan neraka tidak akan dapat mengalahkannya" (Maksimus Pengaku Iman, opusc.).

835."Hendaklah kita jangan membayangkan Gereja universal sebagai jumlah, atau dapat dikatakan federasi yang agak longgar dari berbagai Gereja lokal yang pada hakikatnya berbeda-beda. Di dalam pikiran Tuhan, Gereja yang karena panggilan dan tugasnya universal, menanamkan akarnya di dalam aneka macam lingkungan kebudayaan serta tatanan sosial dan manusiawi, dan dengan demikian memperoleh bentuk-bentuk dan wajah-wajah yang berbeda-beda di setiap bagian dunia" (EN 62). Banyak macam tata tertib Gereja, ritus liturgis, harta pusaka teologis dan rohani yang dimiliki Gereja-gereja lokal "dengan cemerlang memperlihatkan sifat katolik Gereja yang tak terbagi" (LG 23).

<<   >>