KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 92. | "Keseluruhan kaum beriman, yang telah diurapi oleh Yang Kudus (lih. 1 Yoh 2:20 dan 27), tidak dapat sesat dalam beriman; dan sifat mereka yang istimewa itu mereka tampilkan melalui perasaan iman adikodrati segenap umat, bila 'dari para Uskup hingga para awam beriman yang terkecil' mereka secara keseluruhan menyatakan kesepakatan mereka tentang perkara-perkara iman dan kesusilaan" (LG 12).
| | 93. | "Dengan perasaan iman yang dibangkitkan dan dipelihara oleh Roh Kebenaran, umat tanpa menyimpang berpegang teguh pada iman, yang sekali telah diserahkan kepada para kudus (Yud 3); dengan pengertian yang tepat umat semakin mendalam menyelaminya, dan semakin penuh menerapkannya dalam hidup mereka" (LG 12).
| | 94. | Berkat bantuan Roh Kudus maka pengertian mengenai kenyataan, demikian juga formulasi dari pusaka iman dapat bertumbuh dalam kehidupan Gereja:
-"Karena kaum beriman, yang menyimpannya dalam hati (lih. Luk 2:19,51), merenungkan serta mempelajarinya" (DV 8); terutama "hendaknya penelitian teologis berusaha mencapai pengertian yang mendalam tentang kebenaran-kebenaran yang diwahyukan" (GS 62,7) Bdk. GS 44,2; DV 23; 24; UR 4..
-"atas dasar pemahaman yang lebih mendalam sekitar inti hal-hal rohani yang dialami" (DV 8); "kata-kata ilahi tumbuh bersama orang yang membacanya" (Gregorius Agung, hom. Ez. 1,7,8);
-"atas dasar pewartaan mereka, yang berdasarkan pergantian dalam jabatan Uskup, menerima karisma kebenaran yang pasti" (DV 8).
| | 95. | "Maka jelaslah Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Wewenang Mengajar Gereja, menurut rencana Allah yang maha bijaksana, saling berhubungan dan berpadu sedemikian rupa, sehingga yang satu tidak ada tanpa kedua lainnya dan semuanya bersama-sama, masing-masing dengan caranya sendiri, di bawah gerakan satu Roh Kudus, membantu secara berdaya guna bagi keselamatan jiwa-jiwa" (DV 10,3).
| | 96. | Apa yang dipercayakan Kristus kepada para Rasul, telah diteruskan oleh mereka, yang diilhami oleh Roh Kudus, dalam khotbahnya dan secara tertulis kepada semua generasi sampai kepada kedatangan kembali Kristus yang mulia.
| | 97. | "Tradisi Suci dan Kitab Suci merupakan satu perbendaharaan keramat Sabda Allah yang dipercayakan kepada Gereja" (DV 10). Di dalamnya Gereja yang berziarah memandang Tuhan, sumber segala kekayaannya, seperti dalam sebuah cermin.
| << >>
|