KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 932. | Di dalam Gereja yang bagaikan Sakramen, artinya tanda dan sarana kehidupan Allah, hidup bakti itu merupakan satu tanda khusus dari misteri penebusan. Mengikuti Kristus secara "lebih dekat lagi" dan mencontohi Dia, mewartakan penghampaan dirinya dengan "lebih jelas", berarti di dalam hati Kristus berada lebih dekat pada orang-orang semasanya. Karena, mereka yang berada di jalan Yang lebih "sempit" ini menyemangati saudara-saudarinya melalui teladannya dan memberi "kesaksian yang cemerlang dan luhur bahwa dunia tidak dapat diubah dan dipersembahkan kepada Allah tanpa semangat Sabda Bahagia" (LG 31).
| | 933. | Apakah kesaksian ini diberikan secara publik (seperti dalam hidup membiara), secara privat atau tersembunyi - untuk semua orang yang mengabdikan diri, kedatangan Kristuslah asal dan petunjuk kehidupan mereka.
"Umat Allah tidak mempunyai kediaman tetap di sini, tetapi mencari kediaman yang akan datang. Maka status religius, yang lebih membebaskan para anggotanya dari keprihatinan-keprihatinan duniawi, juga lebih jelas memperlihatkan kepada semua orang beriman harta surgawi yang sudah hadir di dunia ini, memberi kesaksian akan hidup baru dan kekal yang diperoleh berkat penebusan Kristus, dan mewartakan kebangkitan yang akan datang serta kemuliaan Kerajaan Surgawi" (LG 44).
| | 934. | "Oleh penetapan ilahi, di antara orang-orang beriman kristiani dalam Gereja ada pelayan-pelayan rohani, yang dalam hukum juga disebut klerus; sedangkan yang lainnya disebut awam. Dari kedua belah pihak ada orang-orang beriman kristiani yang dengan mengikrarkan nasihat-nasihat Injili... dibaktikan kepada Allah dan bermanfaat bagi misi keselamatan Gereja" (CIC, can. 207 ?1.2).
| | 935. | Untuk pewartaan iman dan pembangunan Kerajaan-Nya Kristus mengutus para Rasul-Nya dan para pengganti mereka. Ia mengikut-sertakan mereka dalam perutusan-Nya. Mereka menerima dari-Nya wewenang untuk bertindak atas nama pribadi-Nya.
| | 936. | Tuhan telah menetapkan santo Petrus sebagai dasar Gereja-Nya dan telah memberikan kepadanya kunci-kunci Gereja. Uskup Gereja Roma, pengganti santo Petrus, adalah "kepala dewan Uskup, wakil Kristus dan gembala Gereja universal" (CIC, can. 331).
| | 937. | Paus "atas penetapan ilahi mempunyai kekuasaan tertinggi, sepenuhnya, langsung dan universal atas reksa jiwa-jiwa " (CD 2).
| << >>
|