Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

980.Oleh Sakramen Pengakuan, orang yang dibaptis dapat diperdamaikan dengan Allah dan dengan Gereja.
"Bapa-bapa suci benar dengan menamakan Sakramen Tobat semacam Pembaptisan dengan susah payah (Gregorius dari Nasiansa, or. 39,17). ... Tetapi Sakramen Pengakuan ini memang perlu bagi mereka yang jatuh sesudah Pembaptisan, seperti Pembaptisan sendiri juga perlu untuk yang belum dilahirkan kembali" (Konsili Trente: DS 1672).

981.Sesudah kebangkitan-Nya Kristus mengutus para Rasul-Nya, untuk "menyampaikan berita tentang pertobatan kepada segala bangsa mulai dari Yerusalern" (Luk 24:47). Karena itu para Rasul dan para penggantinya melaksanakan "pelayanan pendamaian" (2 Kor 5:18): Pada satu pihak mereka mewartakan kepada manusia pengampunan oleh Allah, yang telah diperoleh Kristus bagi kita, dan menghimbau untuk bertobat dan beriman. Pada lain pihak mereka sungguh menyampaikan pengampunan dosa melalui Pembaptisan dan mendamaikan orang dengan Allah dan dengan Gereja berkat kuasa kunci yang diterimanya dari Kristus.
"Gereja telah menerima kunci Kerajaan surga, supaya di dalam dia pengampunan dosa dapat terjadi oleh darah Kristus dan oleh karya Roh Kudus. Di dalam Gereja jiwa yang mati karena dosa hidup lagi, supaya hidup bersama Kristus, yang rahmat-Nya menyelamatkan kita" (Agustinus, serm. 214,11).

982.Tidak ada satu kesalahan, bagaimanapun jahatnya, yang tidak dapat diampuni oleh Gereja kudus. "Tidak mungkin ada seorang manusia, yang begitu jahat dan terbuang, sehingga baginya tidak ada harapan pasti untuk pengampunan, apabila ia benar-benar menyesali kesalahannya" (Catech. R. 1, 11,5). Kristus yang wafat untuk semua manusia mau, bahwa di dalam Gereja-Nya pintu pengampunan selalu terbuka bagi orang yang berbalik dari dosa Bdk. Mat 18:21-22.

983.Katekese harus berusaha membangkitkan dan mempertahankan dalam diri umat beriman, iman kepada anugerah yang tidak ternilai ini, yang telah diberikan oleh Kristus yang bangkit kepada Gereja-Nya: tugas dan kuasa, untuk benar-benar mengampuni dosa-dosa melalui pelayanan para Rasul dan para penggantinya:
"Tuhan menghendaki bahwa murid-murid-Nya memiliki kuasa besar; Ia menghendaki, agar pelayan-pelayan-Nya yang hina itu atas nama-Nya melaksanakan apa saja, yang telah Ia lakukan sewaktu Ia hidup di dunia (Ambrosius, poenit. 1,34).
"Para imam telah menerima kuasa, yang Allah tidak berikan baik kepada para malaikat maupun kepada para malaikat agung... Tuhan mengukuhkan di atas sana segala sesuatu, yang para imam lakukan di atas dunia ini" (Yohanes Krisostomus, sac. 3,5).
"Seandainya di dalam Gereja tidak ada pengampunan dosa, maka tidak ada harapan atas kehidupan abadi dan pembebasan abadi. Berterima kasihlah kita kepada Allah, yang memberikan anugerah yang demikian itu kepada Gereja-Nya" (Agustinus, serm. 213,8).

984.Syahadat menghubungkan "pengampunan dosa" dengan pengakuan iman akan Roh Kudus, karena Kristus yang bangkit menganugerahkan kepada para Rasul kuasa untuk mengampuni dosa, ketika Ia memberikan Roh Kudus kepada mereka.

985.Pembaptisan adalah Sakramen yang pertama dan terpenting demi pengampunan dosa: ia mempersatukan kita dengan Kristus yang telah dan bangkit dan memberi kepada kita roh Kudus.

<<   >>