KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 985. | Pembaptisan adalah Sakramen yang pertama dan terpenting demi pengampunan dosa: ia mempersatukan kita dengan Kristus yang telah dan bangkit dan memberi kepada kita roh Kudus.
| | 986. | Sesuai dengan kehendak Kristus Gereja memiliki kuasa untuk mengampuni dosa orang-orang yang telah dibaptis. Biasanya Ia melaksanakan kuasa ini dengan perantaraan para Uskup dan imam dalam Sakramen Pengakuan.
| | 987. | Dalam pengampunan dosa, para imam dan Sakramen-sakramen seakan-akan hanyalah alat, yang olehnya Kristus Tuhan, pemrakarsa dan pemberi keselamatan yang sebenarnya mengerjakan di dalam kita pengampunan dosa dan rahmat pembenaran" (Catech. R. 1, 11, 6).
| | 988. | Syahadat Kristen - pengakuan iman kita akan Bapa, Putera, dan Roh Kudus, serta karya-Nya yang menciptakan, menebus, dan menguduskan - berpuncak pada pewartaan bahwa orang-orang yang mati akan bangkit pada akhir zaman dan bahwa ada kehidupan abadi.
| | 989. | Kita percaya dengan pasti dan berharap dengan penuh kepercayaan: seperti Kristus telah bangkit dengan sesungguhnya dari antara orang mati dan hidup selama-lamanya, demikianlah orang-orang benar, sesudah kematiannya akan hidup untuk selama-lamanya bersama Kristus yang telah bangkit kembali dan Ia akan membangkitkan mereka pada akhir zaman Bdk. Yoh 6:39-40.. Seperti kebangkitan-Nya, demikian pula kebangkitan kita adalah karya Tritunggal Maha kudus.
"Dan jika Roh Dia yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu" (Rm 8:11) Bdk. 1 Tes 4:14; 1 Kor 6:14; 2 Kor 4:14; Flp 3:10-11.
| | 990. | Ungkapan "daging" berarti, manusia dalam kelemahannya dan keadaannya yang fana Bdk. Kej 6:3; Mzm 56:5; Yes 40:6.. "Kebangkitan daging" (sebagaimana bunyi rumusan secara harfiah dalam pengakuan iman apostolik) dengan demikian berarti, bahwa sesudah kematian tidak hanya jiwa kita yang hidup terus, tetapi bahwa "tubuh kita yang fana" ini juga akan hidup kembali (Rm 8:11).
| | 991. | Iman akan kebangkitan orang-orang mati sejak awal merupakan satu bagian hakiki dari iman Kristen. "Kebangkitan orang-orang mati adalah harapan orang Kristen; dalam iman akan kebangkitan itu kami hidup" (Tertulianus, res. 1,1):
"Bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati. Kalau tidak ada kebangkitan orang mati maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. ... Tetapi yang benar ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal" (1 Kor 15:12-14.20).
| | 992. | Allah mewahyukan kepada umat-Nya tentang kebangkitan dari antara orang mati langkah demi langkah. Harapan akan kebangkitan badan dari orang-orang yang telah meninggal, muncul sebagai akibat dari iman akan satu Allah, yang menciptakan seluruh manusia dengan jiwa dan badan. Juga Pencipta langit dan bumi memegang teguh dan dengan setia akan perjanjian-Nya kepada Abraham dan keturunannya. Sambil memandang kedua kenyataan ini, mulailah iman akan Kebangkitan menyata.
Dalam mati syahidnya orang Makabe menyatakan: "Raja alam semesta membangkitkan kami untuk kehidupan kekal, karena kami mati demi hukum-hukum-Nya" (2 Mak 7:9). "Sungguh baiklah berpulang oleh tangan manusia dengan harapan yang dianugerahkan Allah sendiri, bahwa kami akan dibangkitkan kembali olehnya" (2 Mak 7:14) Bdk. 2 Mak 7:29; Dan 12:1-13.
| | 993. | Para Farisi Bdk. Kis 23:6. dan banyak orang sezaman Yesus Bdk. Yoh 11:24. mempunyai harapan akan kebangkitan. Yesus ajarkan itu dengan sangat tegas. Kepada orang Saduki yang menolaknya, Ia menjawab: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah" (Mrk 12:24). Iman akan kebangkitan orang-orang yang telah meninggal berdasar atas iman, bahwa Tuhan "bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup" (Mrk 12:27).
| | 994. | Yesus menghubungkan iman akan kebangkitan itu dengan pribadi-Nya: "Akulah kebangkitan dan hidup" (Yoh 11:25). Pada hari kiamat Yesus sendiri akan membangkitkan mereka, yang percaya kepada-Nya Bdk. Yoh 5:24-25; 6:40. yang telah makan tubuh-Nya dan minum darah-Nya Bdk. Yoh 6:54.. Dalam kehidupan-Nya di dunia ini Yesus telah memberikan tanda dan jaminan untuk itu, waktu Ia membangkitkan beberapa orang mati Bdk. Mrk 5:21-42; Luk 7:11-17; Yoh 11. dan dengan demikian mengumumkan kebangkitan-Nya sendiri, tetapi yang termasuk dalam tatanan yang lain. Kejadian yang sangat khusus ini Ia bicarakan sebagai "tanda nabi Yunus" (Mat 12:39), tanda kanisah Bdk. Yoh 2:19-22.: Ia mengumumkan bahwa Ia akan dibunuh, tetapi akan bangkit lagi pada hari ketiga Bdk. Mrk 10:34.
| | 995. | Saksi Kristus berarti "saksi kebangkitan-Nya" (Kis 1:22) Bdk.Kis 4:33., "makan dan minum bersama dia setelah kebangkitan-Nya dari antara orang mati" (Kis 10:41). Harapan akan kebangkitan Kristen diwarnai seluruhnya oleh pertemuan-pertemuan dengan Kristus yang bangkit. Kita akan bangkit seperti Dia, bersama Dia dan oleh Dia.
| | 996. | Iman Kristen akan kebangkitan sejak awal bertemu dengan salah paham dan perlawanan Bdk. Kis 17:32; 1 Kor 15:12-13.. "Tidak ada satu topik pun dalam iman Kristen yang mengalami lebih banyak perlawanan dari pada yang berhubungan dengan kebangkitan daging" (Agustinus, Psal. 88,2,5). Pada umumnya orang berpendapat bahwa kehidupan pribadi manusia sesudah kematian bersifat rohani. Tetapi bagaimana orang dapat percaya bahwa tubuh ini yang nyata-nyata mati, akan bangkit lagi untuk kehidupan abadi?
| | 997. | Apa artinya "bangkit"? Pada saat kematian, di mana jiwa berpisah dari badan, tubuh manusia mengalami kehancuran, sedangkan jiwanya melangkah menuju Allah dan menunggu saat, di mana ia sekali kelak akan disatukan kembali dengan tubuhnya. Dalam kemaha-kuasaan-Nya, Allah akan menganugerahkan kepada tubuh kita secara definitif kehidupan yang abadi, waktu Ia menyatukannya lagi dengan jiwa kita berkat kebangkitan Yesus.
| | 998. | Siapa akan bangkit? Semua manusia yang telah meninggal: "Mereka yang, berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang abadi, tetapi mereka yang berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum" (Yoh 5:29) Bdk. Dan 12:2.
| << >>
|