KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 994. | Yesus menghubungkan iman akan kebangkitan itu dengan pribadi-Nya: "Akulah kebangkitan dan hidup" (Yoh 11:25). Pada hari kiamat Yesus sendiri akan membangkitkan mereka, yang percaya kepada-Nya Bdk. Yoh 5:24-25; 6:40. yang telah makan tubuh-Nya dan minum darah-Nya Bdk. Yoh 6:54.. Dalam kehidupan-Nya di dunia ini Yesus telah memberikan tanda dan jaminan untuk itu, waktu Ia membangkitkan beberapa orang mati Bdk. Mrk 5:21-42; Luk 7:11-17; Yoh 11. dan dengan demikian mengumumkan kebangkitan-Nya sendiri, tetapi yang termasuk dalam tatanan yang lain. Kejadian yang sangat khusus ini Ia bicarakan sebagai "tanda nabi Yunus" (Mat 12:39), tanda kanisah Bdk. Yoh 2:19-22.: Ia mengumumkan bahwa Ia akan dibunuh, tetapi akan bangkit lagi pada hari ketiga Bdk. Mrk 10:34.
| | 995. | Saksi Kristus berarti "saksi kebangkitan-Nya" (Kis 1:22) Bdk.Kis 4:33., "makan dan minum bersama dia setelah kebangkitan-Nya dari antara orang mati" (Kis 10:41). Harapan akan kebangkitan Kristen diwarnai seluruhnya oleh pertemuan-pertemuan dengan Kristus yang bangkit. Kita akan bangkit seperti Dia, bersama Dia dan oleh Dia.
| | 996. | Iman Kristen akan kebangkitan sejak awal bertemu dengan salah paham dan perlawanan Bdk. Kis 17:32; 1 Kor 15:12-13.. "Tidak ada satu topik pun dalam iman Kristen yang mengalami lebih banyak perlawanan dari pada yang berhubungan dengan kebangkitan daging" (Agustinus, Psal. 88,2,5). Pada umumnya orang berpendapat bahwa kehidupan pribadi manusia sesudah kematian bersifat rohani. Tetapi bagaimana orang dapat percaya bahwa tubuh ini yang nyata-nyata mati, akan bangkit lagi untuk kehidupan abadi?
| << >>
|