KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1172. | "Dalam merayakan lingkaran tahun misteri-misteri Kristus itu, Gereja suci menghormati Santa Maria Bunda Allah dengan cinta kasih yang istimewa, karena secara tak terceraikan terlibat dalam karya penyelamatan Puteranya. Dalam diri Maria, Gereja mengagumi dan memuliakan buah penebusan yang serba unggul, dan dengan gembira merenungkan apa yang sepenuhnya dicita-citakan dan didambakannya sendiri bagaikan dalam citra yang paling jernih" (SC 103).
| | 1173. | Kalau dalam daur tahunan, Gereja merayakan peringatan akan para martir dan para kudus yang lain, maka ia "mewartakan misteri Paska" di dalam mereka, "yang telah menderita dan dimuliakan bersama Kristus. Gereja menyajikan kepada kaum beriman teladan mereka, yang menarik semua orang kepada Bapa melalui Kristus, dan karena pahala-pahala mereka Gereja memohonkan karunia-karunia Allah" (SC 104) Bdk. SC 108 dan 111.
| | 1174. | Misteri Kristus - Inkarnasi dan Paska-Nya - kita rayakan di dalam Ekaristi, terutama dalam himpunan pada hari Minggu. Misteri yang sama meresapi dan menyinari jam-jam setiap hari oleh perayaan Ibadat Harian, "ofisi ilahi" Bdk. SC 83-101.. Sambil mengikuti nasihat-nasihat apostolik, agar berdoa tanpa henti-hentinya Bdk. 1 Tes 5:17; Ef 6:18., perayaan ini "disusun sedemikian rupa, sehingga seluruh kurun hari dan malam disucikan dengan pujian kepada Allah" (SC 84). Ia adalah "doa resmi Gereja" (SC 98) di mana kaum beriman (klerus, kaum biara, dan awam) menjalankan imamat rajawi dari orang-orang yang telah dibaptis. Dirayakan dalam bentuk yang sudah disetujui oleh Gereja, Ibadat Harian ini "sungguh merupakan suara sang mempelai sendiri, yang berwawancara dengan Mempelai Pria, bahkan juga doa Kristus beserta Tubuh-Nya kepada Bapa" (SC 84).
| << >>
|