Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2070.Sepuluh firman adalah bagian dari wahyu Allah. Serentak mereka mengajarkan kepada kita kodrat manusia yang sebenarnya. Mereka menampilkan kewajiban-kewajiban hakikinya dan dengan demikian juga secara tidak langsung hak-hak asasinya, yang ada di dalam kodrat manusia. Dekalog merupakan ungkapan yang baik sekali tentang hukum moral kodrati:
"Sejak awal Allah telah menanamkan firman-firman kodrati di dalam hati manusia. Pertama-tama Ia hanya mengingatkan mereka. Itulah dekalog" (Ireneus, haer. 4,15, 1).

2071.Walaupun firman-firman dekalog dapat dimengerti oleh pikiran, namun mereka diwahyukan. Supaya sampai kepada pengetahuan yang lengkap dan pasti mengenai tuntutan hukum kodrati itu, manusia berdosa memerlukan wahyu itu.
"Dalam keadaan dosa sangat diperlukan satu penjelasan lengkap mengenai perintah-perintah dekalog, karena sinar akal budi telah digelapkan dan kehendak telah menyimpang dari jalan" (Bonaventura, sent. 4,37,1,3).
Kita mengenai perintah-perintah Allah melalui wahyu ilahi, yang dinyatakan kepada kita di dalam Gereja dan oleh suara hati nurani.
Daya Ikat Dekalog

2072.Karena sepuluh firman menyatakan kewajiban-kewajiban mendasar manusia terhadap Allah dan sesama, maka mereka, sesuai dengan hakikatnya, adalah kewajiban-kewajiban yang mengikat. Mereka tidak berubah, berlaku selama-lamanya dan di mana-mana. Tidak ada seorang pun dikecualikan darinya. Allah telah menulis sepuluh firman itu di dalam hati manusia.

2073.Kewajiban menaati perintah-perintah itu juga menyangkut kewajiban-kewajiban, yang menurut masalahnya tidak begitu berat bobotnya. Umpamanya, oleh perintah kelima dilarang saling menghina dengan kata-kata, yang hanya bisa menjadi satu kesalahan berat berdasarkan situasi ataupun maksud dari orang yang mengeluarkan penghinaan itu.
"Terpisah dari Aku, Kamu Tidak Dapat Berbuat Apa-apa"

2074.Yesus mengatakan: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" (Yoh 15:5). Buah yang dibicarakan di sini adalah kekudusan suatu kehidupan yang menghasilkan buah karena persatuannya dengan Kristus. Kalau kita percaya kepada Yesus Kristus, mengambil bagian dalam misteri-Nya dan menghayati perintah-perintah-Nya, maka Penebus sendiri datang untuk mengasihi Bapa-Nya dan saudara-saudara-Nya, Bapa kita dan saudara-saudara kita di dalam kita. Oleh rahmat Roh Kudus, pribadi-Nya menjadi pedoman batin yang hidup bagi tindakan kita. "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu" (Yoh 15:12).

2075."Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" - Jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah " (Mat 19:16-17).

2076.Melalui tindakan dan khotbah-Nya, Yesus telah memberi kesaksian tentang keabsahan dekalog yang tetap.

2077.Anugerah dekalog terjadi dalam perjanjian yang Allah adakan dengan umat-Nya. Firman-firman Allah mendapat artinya yang benar di dalam dan melalui perjanjian ini.

2078.Dalam kesetiaan kepada Kitab Suci dan dengan mengikuti contoh Yesus, tradisi Gereja telah memberikan satu peranan istimewa dan mendasar kepada dekalog.

2079.Dekalog merupakan satu kesatuan organis tiap "firman" atau "perintah" menunjuk kepada keseluruhan. Siapa melanggar satu perintah, bersalah terhadap seluruh hukum Bdk. Yak 2:10-11.

2080.Dekalog menyatakan dengan sangat tepat hukum kesusilaan kodrati. Kita mengenalnya melalui wahyu ilahi dan akal budi manusia.

2081.Sepuluh firman sesuai dengan hakikatnya menyampaikan kewajiban-kewajiban yang berat. Tetapi ketaatan kepada perintah-perintah ini juga menyangkut kewajiban-kewajiban yang menurut obyeknya kurang berat.

2082.Apa yang Allah perintahkan, itu dimungkinkan-Nya melalui rahmat-Nya.

2083.Yesus menyimpulkan kewajiban manusia terhadap Allah dalam perkataan "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu" (Mat 22:37) Bdk. Luk 10:27 "... dengan segenap kekuatanmu dan segenap akal budimu".. Perintah ini merupakan gema langsung dari seruan meriah: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa !" (Ul 6:4).Allah telah lebih dahulu mengasihi kita. Yang pertama dari "sepuluh firman" mengingatkan kita akan kasih Allah yang esa ini. Perintah-perintah yang menyusul menjelaskan jawaban penuh kasih, yang hendaknya manusia berikan kepada Allahnya.

<<   >>