KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2138. | Percaya sia-sia adalah satu penyimpangan dari penghormatan yang harus kita berikan kepada Allah. Ia kelihatan dalam penyembahan berhala seperti dalam pelbagai bentuk ramalan dan magi.
| | 2139. | Mencobai Allah dalam perkataan atau perbuatan, sakrilegi dan simoni adalah dosa-dosa melawan penghormatan kepada Allah, yang dilarang oleh perintah pertama.
| | 2140. | Karena ateisme menyangkal atau menolak keberadaan Allah, maka ia adalah dosa melawan perintah pertama.
| | 2141. | Penghormatan kepada gambar-gambar kudus berakar dalam misteri inkarnasi Sabda Allah. Ia tidak bertentangan dengan perintah pertama.
| | 2142. | Perintah kedua menetapkan agar menghormati nama Allah. Seperti Perintah pertama ia juga termasuk dalam kebajikan menyembah Allah dan terutama menentukan penggunaan bahasa kita dalam hal-hal kudus.
| | 2143. | Di antara semua sabda wahyu, nama Allah yang diwahyukan mendapat tempat yang sangat khusus. Allah mempercayakan nama-Nya kepada mereka yang percaya kepada-Nya. Ia memberi Diri kepada mereka supaya mengenal-Nya dalam misteri pribadi-Nya. Penyerahan nama itu merupakan tanda kepercayaan dan persahabatan. "Nama Allah itu kudus". Karena itu manusia tidak boleh menyalah gunakan-Nya. Ia harus mengenangkan-Nya dalam penyembahan yang khusyuk dan penuh kasih Bdk. Za 2:17.. Ia hanya boleh menggunakan-Nya untuk memuja, mengagungkan, dan memuliakan Allah Bdk. Mzm 29:2; 96:2; 113:1-2.
| << >>
|