Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2220.Orang Kristen harus berterima kasih kepada mereka, darinya mereka beroleh anugerah iman, rahmat Pembaptisan dan kehidupan di dalam Gereja. Hal itu dapat menyangkut orang-tua, anggota-anggota keluarga yang lain, nenek dan kakek, pemimpin rohani, katekis, guru, atau teman. "Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu" (2 Tim 1:5).

2221.Kesuburan cinta kasih suami isteri tidak hanya terbatas pada kelahiran anak-anak; ia juga harus mencakup pendidikan kesusilaan dan pembentukan rohaninya. Pendidikan oleh orang-tua "begitu penting, sehingga bila tidak ditunaikan, sulit dapat diganti" (GE 3). Hak maupun kewajiban orang-tua untuk mendidik bersifat hakiki Bdk. FC 36.

2222.Orang-tua harus memandang anak-anaknya sebagai anak-anak Allah, dan menghormati mereka sebagai pribadi-pribadi manusia. Mereka mendidik anak-anaknya agar mereka mematuhi hukum Allah, apabila mereka sendiri patuh kepada kehendak Bapa di surga.

2223.Orang-tua adalah orang-orang pertama yang bertanggung jawab atas pendidikan anak-anaknya. Pada tempat pertama mereka memenuhi tanggung jawab ini, kalau mereka menciptakan satu rumah keluarga, di mana terdapat kemesraan, pengampunan, penghormatan timbal balik, kesetiaan, dan pengabdian tanpa pamrih. Pendidikan kebajikan mulai di rumah. Di sini anak-anak harus belajar kesiagaan untuk berkurban, mengambil keputusan yang sehat, dan mengendalikan diri, yang merupakan prasyarat bagi kebebasan sejati. Orang-tua harus mengajar anak-anak, "membawahkan aspek-aspek jasmani dan alamiah kepada segi-segi batiniah dan rohani" (CA 36). Orang-tua mempunyai tanggung jawab yang besar, supaya memberi contoh yang baik kepada anak-anaknya. Kalau mereka dapat mengakui kesalahannya kepada mereka, mereka lalu lebih mudah dapat membimbingnya dan menegurnya.
"Barang siapa cinta kepada anaknya menyediakan cambuk baginya, supaya akhirnya ia mendapatkan sukacita karenanya. Barang siapa mendidik anaknya dengan tertib, akan beruntung karenanya" (Sir 30:1-2). "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan" (Ef 6:4).

2224.Rumah keluarga adalah lingkungan alami, tempat anak-anak harus dilatih, untuk solidaritas dan tanggung jawab bersama. Orang-tua harus mendidik anak-anaknya, supaya melindungi mereka dari kelonggaran-kelonggaran palsu dan dari kehilangan martabat yang membahayakan tiap masyarakat manusia.

2225.Oleh rahmat Sakramen Perkawinan, orang-tua mendapat kewajiban dan kehormatan untuk menyampaikan Injil kepada anak-anaknya. Mereka sebagai "pewarta iman pertama" (LG 11) harus secepat mungkin mengantar anak-anaknya masuk ke dalam misteri iman, dan sudah membiasakan mereka sejak usia anak-anak kepada kehidupan Gereja. Cara hidup di dalam keluarga, dapat membentuk sikap mental, yang selama hidupnya di kemudian hari menjadi prasyarat dan penopang bagi iman yang hidup.

2226.Pendidikan iman oleh orang-tua sudah harus mulai sejak usia anak-anak. Ia mulai dengan kebiasaan, bahwa anggota-anggota keluarga saling membantu, supaya dapat tumbuh di dalam iman melalui kesaksian hidup yang sesuai dengan Injil. Katekese keluarga mendahului semua bentuk pelajaran iman yang lain, menyertainya dan memperkayanya. Orang-tua menerima perutusan untuk mengajar anak-anaknya berdoa dan mengajak mereka menemukan panggilan mereka sebagai anak-anak Allah Bdk. LG 11.. Bagi keluarga-keluarga Kristen, paroki adalah persekutuan Ekaristi dan hati kehidupan liturgi. Ia adalah tempat yang sangat cocok untuk katekese anak-anak dan orang-tua.

2227.Anak-anak dapat menyumbangkan dari pihak mereka, supaya orang-tuanya bertumbuh dalam kekudusan Bdk.GS 48,4. . Kalau terjadi penghinaan, percecokan, ketidakadilan, dan kekurangan perhatian, maka semua mereka harus saling mengampuni dengan jiwa besar dan tanpa mengenal lelah, seperti yang dianjurkan oleh cinta kasih timbal balik dan dikehendaki oleh cinta kasih Kristus Bdk. Mat 18:21-22; Luk 17:4.

2228.Penghormatan dan cinta kasih orang-tua terhadap anak-anaknya selama tahun-tahun pertama, nyata di dalam pemeliharaan dan perhatian, yang dengannya mereka mendidik anak-anaknya dan memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani mereka. Kalau anak-anak makin berkembang, orang-tua atas dasar penghormatan dan pengabdian yang sama harus membimbing anak-anaknya, supaya mempergunakan akal budi dan kebebasannya dengan wajar.

2229.Sebagai orang-orang pertama yang bertanggung jawab atas pendidikan anak-anak, orang-tua mempunyai hak untuk memilih sekolah bagi mereka yang sesuai dengan keyakinan mereka. Itulah suatu hak asasi. Orang-tua mempunyai kewajiban, supaya memilih sedapat mungkin sekolah-sekolah yang paling baik membantu mereka dalam tugasnya sebagai pendidik Kristen Bdk. GE 6.. Instansi pemerintah mempunyai kewajiban untuk menjamin hak orang-tua ini dan untuk mengusahakan agar hak itu pun sungguh dapat dilaksanakan.

2230.Kalau anak-anak sudah menjadi dewasa, mereka mempunyai kewajiban dan hak untuk memilih pekerjaan dan status kehidupan. Mereka harus menjalankan tanggung jawab yang baru itu dalam hubungan penuh kepercayaan dengan orang-tua dan menanyakan pandangan serta nasihat mereka dan menerimanya. Orang-tua harus memperhatikan, supaya tidak memaksa anak-anak mereka, baik dalam memilih pekerjaan maupun dalam memilih teman hidup. Tetapi dengan ini mereka tidak dilarang untuk mendampingi anak-anaknya dengan nasihat yang bijaksana, terutama sekali, kalau mereka mempunyai maksud untuk membangun keluarga.

<<   >>