KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2231. | Ada orang yang tidak kawin, supaya merawat orang-tua dan kakak adiknya, supaya mengabdikan diri lebih intensif kepada pekerjaannya atau karena sebab-sebab lain yang patut dihormati. Mereka dapat memberi sumbangan yang besar demi kesejahteraan umat manusia.
| | 2232. | Ikatan keluarga memang penting, namun tidak absolut. Setelah anak tumbuh menjadi pribadi yang matang di bidang manusiawi dan rohani, makin nyata dan makin kuat panggilannya yang khusus, yang datang dari Allah. Orang-tua harus menghormati panggilan ini, dan memberi semangat kepada anak-anaknya supaya mengikutinya. Orang harus merasa yakin, bahwa panggilan pertama seorang Kristen ialah mengikuti Kristus Bdk. Mat 16:25.: Barang siapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada Aku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barang siapa mengasihi anaknya laki-laki dan perempuan lebih daripada Aku, ia tidak layak bagi-Ku" (Mat 10:37).
| | 2233. | Menjadi murid Yesus berarti menerima undangan menjadi anggota keluarga Allah dan hidup seperti Dia: "Barang siapa melakukan kehendak BapaKu di surga, dialah saudara-Ku, dialah saudari-Ku dan ibu-Ku" (Mat 12:49). Orang-tua hendaknya menerima dan menghormati dengan gembira dan terima kasih, kalau Tuhan memanggil seorang anaknya untuk mengikuti-Nya dalam keperawanan demi Kerajaan surga, dalam hidup bakti atau dalam pelayanan sebagai imam.
| | 2234. | Perintah keempat juga menyuruh kita, supaya menghormati semua mereka yang telah menerima dari Allah satu tugas resmi dalam masyarakat demi kesejahteraan kita. Ia menyatakan kewajiban para pejabat, demikian pula kewajiban dari orang-orang yang dilayani para pejabat.
| | 2235. | Mereka yang mempunyai jabatan harus melaksanakan tugas ini sebagai suatu pelayanan. "Barang siapa ingin menjadi terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu" (Mat 20:26). Pelaksanaan tugasnya diukur secara moral menurut asal-usul ilahinya, kesesuaian dengan akal budi dan obyeknya yang khusus. Seorang pun tidak diperbolehkan memerintahkan atau membiasakan sesuatu yang bertentangan dengan martabat manusia dan dengan hukum moral kodrati.
| | 2236. | Pelaksanaan wewenang bermaksud menampilkan tata nilai yang wajar, dengan tujuan membantu semua orang mempergunakan kebebasan dan tanggung jawabnya. Para pemimpin harus menjalankan dengan bijaksana keadilan distributif, sementara memperhitungkan kebutuhan dan juga sumbangan dari setiap orang dan mengikhtiarkan keserasian dan perdamaian. Mereka harus memperhatikan, supaya tindakan dan perintah mereka tidak membawa orang ke dalam percobaan untuk mempertentangkan kepentingan pribadi dan kesejahteraan umum Bdk. CA 25.
| | 2237. | Para penguasa politik berkewajiban menghormati hak asasi manusia. Mereka harus melaksanakan keadilan secara manusiawi, sementara itu menghormati hak tiap orang, terutama hak keluarga dan hak orang-orang yang berkekurangan.Hak-hak sebagai warga negara dapat dan harus dijamin sesuai dengan tuntutan kesejahteraan umum. Penguasa-penguasa resmi tidak boleh membatalkannya tanpa alasan yang benar dan memadai. Pelaksanaan hak-hak politik harus memajukan kesejahteraan umum bangsa dan masyarakat manusia.
| | 2238. | Mereka yang berada di bawah wewenang harus memandang pimpinannya sebagai pengabdi Allah, yang telah menempatkan mereka untuk mengurus anugerah-Nya Bdk. Rm 13:1-2.: "tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia... hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalah gunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah" (1 Ptr 2:13.16). Keterlibatan yang loyal memberi hak kepada warga negara, dan kadang-kadang malahan kewajiban, untuk memberi kritik atas cara yang cocok, apa yang rasanya merugikan martabat manusia atau kesejahteraan umum.
| | 2239. | Kewajiban warga negara ialah bersama para pejabat mengembangkan kesejahteraan umum masyarakat dalam semangat kebenaran, keadilan, solidaritas, dan kebebasan. Cinta kepada tanah air dan pengabdian untuk tanah air adalah kewajiban terima kasih dan sesuai dengan tata cinta kasih. Ketaatan kepada wewenang yang sah dan kesiagaan untuk kesejahteraan umum menghendaki agar para warga negara memenuhi tugasnya dalam kehidupan persekutuan negara.
| | 2240. | Ketaatan kepada wewenang dan tanggung jawab untuk kesejahteraan umum, menjadikannya suatu kewajiban moral untuk membayar pajak, melaksanakan hak pilih, dan membela negara.
"Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut, dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat" (Rm 13:7).
Orang Kristen "mendiami tanah airnya sendiri, tetapi seperti orang asing yang bertempat tinggal tetap. Mereka mengambil bagian dalam segala sesuatu sebagai warga negara, dan mereka menanggung segala sesuatu sebagai orang asing... mereka taat kepada hukum yang dikeluarkan, dan dengan cara hidup mereka sendiri mereka melebihi hukum itu.... Allah telah menempatkan mereka di suatu tugas yang begitu penting dan mereka tidak diperbolehkan menarik diri dari sana" (Diognet 5,5.10; 6,10).
Paulus mengajak kita supaya berdoa dan mengucapkan syukur bagi penguasa dan bagi semua orang yang menjalankan kuasa, "agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan" (1 Tim 2:2).
| | 2241. | Negara-negara yang lebih kaya berkewajiban, sejauh mungkin, menampung orang-orang asing, yang sedang mencari keamanan dan kemungkinan hidup, yang tidak dapat mereka temukan di negara asalnya. Wewenang resmi harus menghormati hukum kodrat yang menempatkan tamu di bawah perlindungan mereka yang menerimanya.Wewenang politik, dalam hubungan dengan kesejahteraan umum, untuk mana mereka bertanggung jawab, boleh mengatur pelaksanaan hak-hak imigrasi secara hukum dan menuntut, agar para imigran memenuhi kewajibannya terhadap negara penerima. Para imigran wajib berterima kasih kepada warisan material dan rohani dari negara penerima, mematuhi hukum-hukumnya dan ikut memikul bebannya.
| << >>
|