KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2468. | Kebenaran dalam arti bertindak dan berbicara secara jujur berarti kejujuran, ketulusan hati atau sikap berterus terang. Kebajikan ketulusan hati atau kejujuran menuntut bahwa orang nyata sebagai benar dalam perbuatannya, mengatakan kebenaran dalam kata-katanya dan menjauhkan diri dari lidah bercabang, kepura-puraan, penipuan, dan kemunafikan.
| | 2469. | "Manusia tidak dapat hidup bersama dalam suatu masyarakat, kalau mereka tidak saling mempercayai, sebagai orang yang menyatakan kebenaran satu kepada yang lain" (Tomas Aqu., s. th. 2-2,109,3 ad 1). Kebajikan kejujuran memberi kepada orang lain apa yang menjadi haknya. Ia mempertahankan jalan tengah antara apa yang harus dikatakan dan rahasia yang harus dipegang. Untuk itu diperlukan kejujuran dan sikap memegang rahasia. "Seseorang berkewajiban menyampaikan kebenaran kepada orang lain demi kejujuran" (Tomas Aqu., s.th. 2-2,109,3).
| | 2470. | Murid Kristus siap "hidup dalam kebenaran", artinya dalam kesederhanaan hidup menurut contoh Tuhan; dengan demikian ia tinggal dalam kebenaran. "Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran" (1 Yoh 1:6).
| | 2471. | Di depan Pilatus Tuhan menyatakan: "Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran" (Yoh 18:37). Seorang Kristen tidak perlu malu memberikan kesaksian iman; ia harus menyatakan imannya dengan jelas, sebagaimana yang dilakukan santo Paulus di depan para hakimnya. Ia harus berusaha supaya "hati nurani bersih terhadap Allah dan bersih terhadap manusia" (Kis 24:16).
| | 2472. | Kewajiban orang Kristen untuk mengambil bagian dalam kehidupan Gereja, mendorongnya supaya bertindak sebagai saksi untuk Injil dan untuk segala kewajiban yang mengalir darinya. Kesaksian ini melanjutkan iman dalam kata dan perbuatan. Memberi kesaksian adalah satu perbuatan keadilan, yang memastikan kebenaran atau menjelaskannya Bdk. Mat 18:16.
"Sebab segenap umat kristiani, di mana pun mereka hidup, melalui teladan hidup serta kesaksian lisan mereka wajib menampilkan manusia baru, yang telah mereka kenakan ketika dibaptis, maupun kekuatan Roh Kudus, yang telah men.eguhkan mereka melalui sakramen Krisma" (AG 11).
| | 2473. | Martirium adalah kesaksian teragung yang dapat diberikan orang untuk kebenaran iman; itulah kesaksian sampai mati. Seorang martir memberikan kesaksian untuk Kristus, yang telah wafat dan bangkit dan yang dengan-Nya ia terikat melalui kasih. Ia memberi kesaksian untuk kebenaran iman dan ajaran iman Kristen. Ia menerima kematian dalam kekuatan Kristen. "Biarlah aku menjadi makanan binatang-binatang buas, karena dengan demikian mungkinlah bagi saya untuk sampai kepada Allah" (Ignasius dari Antiokia, Rom 4, 1).
| << >>
|