Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2594.Doa Umat Allah berkembang di seKeliling tempat tinggal Allah, yaitu Tabut Perjanjian dan kenisah; perkembangan itu terjadi di bawah bimbingan gembala-gembalanya, terutama raja Daud dan para nabi.

2595.Para nabi menyerukan pertobatan hati dan mengajukan permohonan untuk umat, sedangkan mereka sendiri - sebagaimana Elia - dengan semangat berapi-api mencari wajah Allah.

2596.Mazmur-mazmur adalah bukti doa yang menonjol dalam Perjanjian Lama. Mereka mempunyai dua unsur yang tidak terpisahkan: yang satu bersifat pribadi dan yang lain bersifat umum. Mazmur-mazmur menyangkut segala zaman sejarah: mereka mengenangkan janji-janji Allah yang sudah terpenuhi dan mengharapkan kedatangan Mesias.

2597.Karena mazmur-mazmur itu didoakan dan dipenuhi di dalam Kristus, mereka lalu termasuk doa Gereja yang hakiki dan tetap. Mereka cocok bagi manusia dari segala golongan dan segala zaman.

2598.Peristiwa doa diwahyukan sepenuhnya kepada kita dalam Sabda yang menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Mengerti doa Kristus, seperti yang diwartakan saksi-saksinya kepada kita di dalam Injil, berarti mendekatkan diri kepada Yesus, Tuhan, sebagai semak berduri yang menyala: Mula-mula kita merenungkan bagaimana Ia berdoa, lalu kita mendengar bagaimana Ia mengajar kita berdoa dan akhirnya kita memahami bagaimana Ia mendengarkan doa kita.

2599.Putera Allah yang menjadi Putera Perawan Maria, telah belajar berdoa dalam hati manusiawi-Nya. Ia belajar itu dari ibu-Nya, yang menyimpan segala perkara besar dari yang Mahakuasa dalam hatinya dan merenungkannyaBdk. Luk 1:49;2:19;2:51.. Yesus mempelajari doa dengan kata-kata dan bentuk-bentuk, yang dengannya umat-Nya berdoa di dalam sinagoga di Nasaret dan di dalam kenisah. Tetapi doa-Nya muncul dari satu sumber yang lebih tersembunyi; Ia memperlihatkan ini dalam usia dua belas tahun: "Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu?" (Luk 2:49). Di sinilah bentuk doa yang baru dalam kepenuhan waktu mulai menyatakan diri. Doa seorang anak, yang diharapkan Bapa dari anak-anak, akhirnya dihayati oleh Putera tunggal dalam kodrat manusiawi bersama manusia dan untuk mereka.

<<   >>