Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2638.Tiap kejadian dan kebutuhan dapat menjadi kurban syukur, sama seperti mereka dapat menjadi pokok doa permohonan. Surat-surat santo Paulus sering kali mulai dan berakhir dengan ucapan terima kasih, yang selalu menunjuk kepada Yesus. "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu" (1 Tes 5:18). "Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur" (Kol 4:2).

2639.Pujian adalah bentuk doa yang mengakui Allah secara paling langsung. Pujian mengagungkan Allah demi diri-Nya sendiri. Ia memberikan hormat kepada-Nya, bukan hanya karena perbuatan-perbuatan-Nya, melainkan karena Ia ada. Siapa memuji Allah, mengambil bagian dalam kebahagiaan mereka yang murni hatinya: ia mencintai Allah dalam iman, sebelum ia memandang-Nya dalam kemuliaan. Melalui doa pujian, Roh Kudus mempersatukan diri dengan roh kita, untuk menyaksikan bahwa kita adalah anak-anak Allah Bdk. Rm 8:16.. Ia memberi kesaksian untuk Putera yang tunggal; di dalam Dia kita menjadi anak angkat dan oleh-Nya kita memuliakan Bapa. Pujian mencakup bentuk-bentuk doa yang lain dan membawanya menuju sumber dan tujuannya: "satu Allah yaitu Bapa. Dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan untuk Dialah kita hidup" (1 Kor 8:6).

2640.Santo Lukas sering menyinggung dalam Injilnya, keheranan dan pujian, yang disebabkan oleh mukjizat-mukjizat Kristus. Keheranan dan pujian itu disebabkan juga oleh perbuatan-perbuatan para Rasul, yang pada dasarnya merupakan perbuatan Roh Kudus: misalnya pembentukan umat di Yerusalem Bdk. Kis 2:47. dan penyembuhan orang lumpuh oleh Petrus dan Yohanes Bdk. Kis 3:9.. Kerumunan orang banyak memuliakan Allah karena penyembuhan ini Bdk. Kis 4:21.. Ketika diwartakan kabar gembira kepada orang-orang kafir di Pisidia, "bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan" (Kis 13:48).

2641."Berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian, dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati" (Ef 5:19) Bdk. Kol 3: 16.. Sebagaimana pengarang Perjanjian Baru yang diilhami, demikian pula umat Kristen pertama membaca buku Mazmur secara baru: dengan lagu-lagu ini mereka menyanyikan misteri Kristus. Dalam kekuatan Roh, mereka sendiri menyusun madah dan kidung pujian. Dalam pada itu mereka bertitik tolak dari kejadian unik, yang telah Allah selesaikan dalam penjelmaan Putera-Nya menjadi manusia, kematian-Nya yang mengalahkan maut, kebangkitan dan kenaikan-Nya ke sisi kanan Bapa Bdk. Flp 2:6-11; Kol 1:15-20; Ef 5:14; 1 Tim 3:16.. Dari "mukjizat segala mukjizat" dalam tata keselamatan ini, muncullah doksologi, pujian bagi Allah Bdk. Ef 1:3-14; Rm 16:25-27; Ef 3:20-21; Yud 24-25.

2642.Pewahyuan tentang "peristiwa-peristiwa yang akan terjadi" (Why 1:1), buku Wahyu, diwamai oleh lagu-lagu liturgi surgawi Bdk. Why 4:8-11; 5:9-14; 7:10-12. dan oleh doa syafaat "para saksi" [Martir] Bdk. Why 6:12.. Para nabi dan para kudus, semua orang yang karena kesaksian untuk Yesus telah dibunuh di atas bumi Bdk. Why 18:24., himpunan orang yang tak terhitung jumlahnya, yang keluar dari kesulitan-kesulitan besar, sudah mendahului kita masuk ke dalam Kerajaan. Mereka mengagungkan kemuliaan dari Dia yang duduk di atas takhta, dan dari Anak Domba Bdk. Why 19:1-8.. Dalam persekutuan dengan mereka, Gereja di bumi juga menyanyikan lagu pujian dalam iman dan dalam percobaan. Dalam permohonan dan dalam syafaat, orang beriman berharap meskipun tidak ada dasar untuk berharap, dan berterima kasih kepada "Bapa segala terang", dari Siapa datang "setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna" (Yak 1:17). Dengan cara ini iman menjadi pujian murni.

2643.Ekaristi mencakup dan menyatakan semua bentuk doa ini: Ia adalah "persembahan murni" Tubuh Kristus paripuma, "demi kehormatan nama-Nya Bdk. Mal 1:11.". Menurut tradisi Timur dan Barat, ia adalah benar-benar "kurban pujian".

2644.Roh Kudus yang mengajar Gereja dan mengingatkan segala sesuatu yang telah Yesus katakan, juga mendidiknya dalam kehidupan doa. Di dalam kerangka bentuk-bentuk yang tetap sama yakni berkat, permohonan, syafaat, ucapan terima kasih, dan pujian, Roh membangkitkan cara-cara ungkapan baru.

2645.Oleh karena Allah memberkati hati manusia, maka dari pihaknya, manusia juga dapat memberkati dan memuji Allah, yang adalah sumber segala berkat.

2646.Pengampunan, datangnya Kerajaan Allah, dan setiap kebutuhan yang benar adalah obyek doa permohonan.

2647.Doa syafaat merupakan permohonan untuk kepentingan orang lain. Ia tidak mengenal tapal batas dan mencakup pula musuh-musuh. 2648 Tiap kegembiraan dan tiap kesusahan, tiap kejadian dan kebutuhan, dapat menjadi pokok ucapan terima kasih, yang mengambil bagian dalam ucapan terima kasih Kristus dan yang harus memenuhi seluruh kehidupan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal " (1 Tes 5:18).

<<   >>