KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2660. | Satu dari rahasia-rahasia Kerajaan Allah yang dinyatakan kepada "orang-orang kecil", pelayan-pelayan Kristus, orang-orang miskin menurut sabda bahagia, ialah berdoa dalam peristiwa-peristiwa setiap hari dan setiap saat. Adalah baik dan layak berdoa agar Kerajaan kebenaran dan perdamaian mempengaruhi perjalanan sejarah; juga penting, meresapi situasi-situasi biasa dan sehari-hari dengan bantuan doa. Semua bentuk doa dapat menjadi ragi, yang dengannya Tuhan membanding-bandingkan Kerajaan Allah Bdk. Luk 13:20-21.
| | 2661. | Melalui satu proses hidup, tradisi, Roh Kudus mengajar anak-anak Allah berdoa di dalam Gereja.
| | 2662. | Sabda Allah, liturgi Gereja, kebajikan-kebajikan iman, harapan, dan cinta kasih adalah sumber-sumber doa.
| | 2663. | Dalam tradisi doa yang hidup, tiap Gereja mempersembahkan kepada umat berimannya, sesuai dengan wawasan sejarah, masyarakat, dan kultur, satu bahasa doa: kata-kata, madah, sikap doa, dan lukisan. Magisterium GerejaBdk. DV 10. bertugas mencermati kesetiaan cara-cara doa ini pada iman apostolik asli; para pastor dan katekis harus menjelaskan artinya, yang selalu berhubungan dengan Yesus Kristus.
| | 2664. | Tidak ada jalan bagi doa Kristen selain Kristus. Doa kita hanya mendapat kesempatan masuk menuju Bapa, apabila kita berdoa "dalam nama Yesus", bersama-sama atau sendiri, secara lisan atau dalam batin. Kemanusiaan Yesus yang kudus adalah jalan dan melalui jalan itu Roh Kudus mengajar kita berdoa kepada Allah, Bapa kita.
| | 2665. | Doa Gereja yang hidup dari Sabda Allah dan perayaan liturgi, mengajarkan kita berdoa kepada Yesus, Tuhan kita. Meskipun doa itu terutama tertuju kepada Bapa, namun tercakup pula di dalam tradisi liturgi bentuk-bentuk doa yang menyapa Kristus. Banyak mazmur yang dipergunakan dalam doa Gereja dan Perjanjian Baru meletakkan seruan-seruan doa kepada Kristus ini di atas bibir kita dan menanamkannya dalam hati kita: Putera Allah Putera Perawan Sabda Allah Gembala yang baik Tuhan kami Kehidupan Kami Penyelamat kami Terang kami Anak domba Allah Harapan kami Raja kami Kebangkitan kami Engkau, Putera tercinta Sahabat manusia ..
| | 2666. | Tetapi nama yang mencakup segala-galanya adalah nama yang Putera Allah terima pada penjelmaan-Nya menjadi manusia, yaitu Yesus. Nama Allah tidak dapat diucapkan oleh lidah manusia Bdk. Kel 3:14; 33:19-23., tetapi Sabda Allah menyatakannya kepada kita dalam penjelmaan menjadi manusia; sekarang kita dapat berseru kepada-Nya: "Yesus". "YHWH membebaskan" Bdk. Mat 1:21.. Nama Yesus mencakup segala-galanya: Allah dan manusia dan seluruh tata ciptaan dan penebusan. Mengucapkan "Yesus" berarti berseru kepada-Nya, memanggil Dia masuk ke dalam kita. Hanya nama Yesus mengandung kehadiran Allah yang dinyatakannya. Yesus telah bangkit, dan siapa pun yang menyerukan nama-Nya, menerima Putera Allah yang mencintainya dan yang menyerahkan Diri untuk dia Bdk. Rm 10:13; Kis 2:21; 3:15-16; Gal 2:20.
| | 2667. | Seruan sangat sederhana yang keluar dari iman, dikembangkan dalam tradisi doa di Timur dan Barat dalam berbagai bentuk. Rumusan yang paling sering, yang dilanjutkan oleh bapa-bapa rohani di atas gunung Sinai, di Siria, dan di atas gunung Athos adalah seruan: "Yesus Kristus, Putera Allah, Tuhan, kasihanilah kami orang berdosa!" Ia menggabungkan himne kristosentris dari surat kepada umat di Filipi Bdk. Flp 2:6-11. dengan permohonan pemungut cukai dan orang-orang buta Bdk. Mrk 10:46-52; Luk 18:13.. Olehnya hati diarahkan kepada kesusahan manusia dan kepada kerahiman Penyelamatnya.
| | 2668. | Menyerukan nama Yesus adalah jalan yang paling gampang untuk berdoa secara tetap. Kalau sering diulangi dengan rendah hati dan penuh perhatian, doa ini tidak tenggelam dalam "banyak kata-kata" (Mat 6:7), tetapi menyimpan Sabda itu dan dalam ketekunan menghasilkan buah Bdk. Luk 8:15.. Doa ini mungkin "setiap waktu", karena berdoa bukanlah satu kegiatan di samping yang lain, melainkan suatu kegiatan yang unik untuk mencintai Allah yang menjiwai dan menyinari segala perbuatan dalam Kristus Yesus.
| | 2669. | Doa Gereja menghormati dan memuja Hati Yesus, sama seperti ia menyerukan nama-Nya yang kudus. Gereja menyembah Sabda yang sudah menjadi manusia dan hati-Nya, yang karena cinta kasih-Nya kepada manusia, membiarkan diri ditembus oleh dosa-dosa kita. Doa Kristen mengikuti Penebus dengan rela dalam jalan salib. Perhentian-perhentian, mulai dari balai pengadilan sampai ke Golgota dan sampai ke makam, melukiskan jalan Yesus yang telah menebus dunia dengan salib-Nya yang kudus.
| | 2670. | "Tidak ada seorang pun dapat mengakui Yesus adalah Tuhan selain oleh Roh Kudus" (1 Kor 12:3). Setiap kali kita mulai berdoa kepada Yesus, Roh Kudus menarik kita ke jalan doa, dengan perantaraan rahmat-Nya yang mendahului kita. Ia mengajar kita berdoa dengan mengingatkan kita akan Yesus; bagaimana mungkin kita tidak berdoa juga kepada-Nya sendiri? Karena itu Gereja mengundang kita berdoa setiap hari memohon Roh Kudus, terutama pada awal dan pada akhir setiap perbuatan yang penting:
"Kalau Roh tidak boleh disembah, bagaimana Ia dapat mengilahikan saya melalui Pembaptisan? Dan kalau Ia harus disembah, bukankah Ia harus merupakan tujuan penghormatan khusus?" (Gregorius dari Nasiansa, or. theol. 5,28).
| << >>
|