KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 560. | Masuknya Yesus ke Yerusalem mengumumkan kedatangan Kerajaan, yang dibawa Mesias-Raja melalui Paskah kematian dan kebangkitan-Nya. Dengan perayaan masuknya ini pada hari Minggu Palma, Gereja membuka Pekan Suci.
| | 561. | "Seluruh kehidupan Kristus merupakan pengajaran yang terus menerus: saat-saat Ia berdiam diri, mukjizat-mukjizat-Nya, tingkah laku-Nya, doa-Nya, cinta-Nya terhadap rakyat, keakraban-Nya yang mesra khususnya terhadap mereka yang hina dan miskin, caranya Ia menerima pengurbanan Diri seutuhnya di kayu salib demi penebusan dunia, dan kebangkitan-Nya merupakan perwujudan nyata Sabda-Nya dan kepenuhan pewahyuan." (CT 9).
| | 562. | "Semua anggota harus menyerupai Kristus, sampai Ia terbentuk dalam mereka (lih. Gal 4:19). Maka dari itu kita diperkenankan memasuki misteri-misteri hidup-Nya, disamakan dengan-Nya, ikut mati dan bangkit bersama dengan-Nya, hingga kita ikut memerintah bersama dengan-Nya" (L G 7).
| | 563. | Apakah seorang itu gembala atau ahli nujum, di dunia ini ia tidak dapat datang kepada Allah, kecuali ia berlutut di depan palungan Betlehem dan menyembah Dia sebagai yang tersembunyi dalam kelemahan seorang bayi.
| | 564. | Oleh kepatuhan-Nya kepada Maria dan Yosef dan melalui pekerjaan-Nya yang sederhana bertahun-tahun di Nasaret, Yesus memberi kepada kita contoh kekudusan dalam kehidupan kekeluargaan sehari-hari dan dalam pekerjaan.
| | 565. | Sudah sejak awal kehidupan-Nya di muka umum, waktu Pembaptisan-Nya, Yesus adalah "Hamba Allah", yang seluruhnya ditahbiskan kepada karya penebusan, yang akan diselesaikan dalam "pembaptisan" kesengsaraan-Nya.
| << >>
|