Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

775."Gereja itu dalam Kristus bagaikan Sakramen, yakni tanda dan sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan seluruh umat manusia" (LG 1). Tujuan utama Gereja ialah menjadi Sakramen persatuan manusia dengan Allah secara mendalam.Oleh karena persatuan di antara manusia berakar dalam persatuan dengan Allah, maka Gereja adalah juga Sakramen persatuan umat manusia. Di dalam Gereja kesatuan ini sudah mulai, karena ia mengumpulkan manusia-manusia "dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa" (Why 7:9). Serentak pula Gereja adalah "tanda dan sarana" untuk terwujudnya secara penuh kesatuan yang masih dinantikan.

776.Sebagai Sakramen, Gereja adalah alat Kristus. Gereja di dalam tangan Tuhan adalah "alat penyelamatan semua orang" (LG 9), "Sakramen keselamatan bagi semua orang" (LG 48), yang olehnya Kristus "menyatakan cinta Allah kepada manusia sekaligus melaksanakannya" (GS 45, 1). Ia adalah "proyek yang kelihatan dari cinta Allah kepada umat manusia" (Paulus VI, wejangan 22 Juni 1973). Cinta ini merindukan "supaya segenap umat manusia mewujudkan satu Umat Allah, bersatu padu menjadi satu Tubuh Kristus, serta dibangun menjadi satu kenisah Roh Kudus" (AG 7) Bdk. LG 17.:

777.Istilah biblis untuk Gereja [ekklesia] secara harafiah berarti "undangan untuk berkumpul". Itu berarti himpunan orang-orang, yang dipanggil oleh Sabda Allah, supaya mereka membentuk satu Umat Allah, dan dipelihara oleh Tubuh Kristus, menjadi Tubuh Kristus sendiri.

778.Gereja adalah serentak jalan dan tujuan keputusan Allah. Dipralambangkan dalam ciptaan, disiapkan dalam Perjanjian Lama, didirikan oleh perkataan dan perbuatan Kristus, dilaksanakan oleh salib-Nya yang menebuskan dan kebangkitan-Nya, ia dinyatakan oleh curahan Roh Kudus sebagai misteri keselamatan. Ia sebagai persatuan semua orang yang ditebus di dunia, Bdk. Why 14:4. akan disempurnakan dalam kemuliaan surga.

779.Gereja itu serentak tampak dan rohani, masyarakat hierarkis dan Tubuh Mistik Kristus. Ia membentuk satu kesatuan, terdiri atas unsur manusiawi dan ilahi. Itulah yang membuat dia menjadi rahasia, yang hanya dimengerti oleh iman.

780.Di dunia ini Gereja adalah Sakramen keselamatan, tanda dan sarana persekutuan dengan Allah dan di antara manusia.

781."Di segala zaman dan pada semua bangsa Allah berkenan akan siapa saja yang menyegani-Nya dan mengamalkan kebenaran (lih. Kis 10:35). Namun Allah bermaksud menguduskan dan menyelamatkan orang-orang bukannya satu per satu, tanpa hubungan satu dengan lainnya. Tetapi Ia hendak membentuk mereka menjadi umat yang mengakui-Nya dalam kebenaran dan mengabdi kepada-Nya dengan suci. Maka Ia memilih bangsa Israel menjadi Umat-Nya, mengadakan perjanjian dengan mereka, dan mendidik mereka langkah demi langkah... Tetapi itu semua telah terjadi untuk menyiapkan dan melambangkan perjanjian baru dan sempurna, yang akan diadakan dalam Kristus... dalam darah-Nya. Dari bangsa Yahudi maupun kaum kafir Ia memanggil suatu bangsa, yang akan bersatu padu bukan menurut daging, melainkan dalam Roh" (LG 9).

782.Umat Allah ditandai dengan kekhususan-kekhususan, yang membedakannya dari semua kelompok agama dan bangsa, dari semua kelompok politik dan budaya dalam sejarah:
? Ia adalah Umat Allah. Allah bukan milik suatu bangsa secara khusus. Tetapi Ia telah membentuk satu umat dari mereka yang sebelumnya bukan merupakan bangsa: "bangsa yang terpilih, imamat yang rajawi, bangsa yang kudus" (1 Ptr 2:9).
? Orang menjadi anggota umat ini bukan melalui kelahiran jasmani, melainkan melalui "kelahiran dari atas", "dari air dan roh" (Yoh 3:3-5), artinya oleh iman kepada Kristus dan Pembaptisan.
? Umat ini memiliki Yesus, sang Kristus [Terurapi, Mesias] sebagai Kepala. Karena minyak urapan yang satu dan sama, Roh Kudus, mengalir dari Kepala ke dalam Tubuh, ia adalah "umat mesianis".
? "Sebagai status hidup umat ini memiliki martabat dan kemerdekaan putera-puteri Allah, dan Roh Kudus berdiam di dalam hati mereka sebagaimana di dalam kenisah.
? "Hukumnya perintah baru untuk mencintai, seperti Kristus sendiri telah mencintai kita Bdk. Yoh 13:34." (LG 9). Itulah hukum "baru" Roh Kudus Bdk. Rm 8:2, Gal 5:25.
? Perutusannya ialah menjadi garam dunia dan terang bumi Bdk. Mat 15: 13-16.. "Bagi seluruh bangsa manusia [ia] merupakan benih kesatuan, harapan, dan keselamatan yang amat kuat.""Tujuannya Kerajaan Allah, yang oleh Allah sendiri telah dimulai di dunia, untuk selanjutnya disebarluaskan, hingga pada akhir zaman diselesaikan oleh-Nya juga? (LG 9).

783.Yesus Kristus diurapi oleh Bapa dengan Roh Kudus dan dijadikan "imam, nabi, dan raja". Seluruh Umat Allah mengambil bagian dalam ketiga jabatan Kristus ini, dan bertanggung jawab untuk perutusan dan pelayanan yang keluar darinya Bdk. RH 18-21.

784.Siapa yang oleh iman dan Pembaptisan masuk ke dalam Umat Allah, mendapat bagian dalam panggilan khusus umat ini ialah panggilannya sebagai imam. "Kristus Tuhan, Imam Agung yang dipilih dari antara manusia (lih. Ibr 5:1-5), menjadikan umat baru kerajaan dan imam-imam bagi Allah dan Bapa-Nya (Why 1:6; lih. 5:9- 10). Sebab mereka yang dibaptis karena kelahiran kembali dan pengurapan Roh Kudus disucikan menjadi kediaman rohani dan imamat suci" (LG 10).

785."Umat Allah yang kudus mengambil bagian juga dalam tugas kenabian Kristus", terutama karena cita rasa iman adikodrati yang dimiliki seluruh umat, awam dan hierarki. Karena cita rasa iman itu "umat berpegang teguh pada iman yang sekali telah diserahkan kepada para kudus" (LG 12), memahaminya semakin dalam dan menjadi saksi Kristus di tengah dunia ini.

786.Umat Allah juga mengambil bagian dalam fungsi Kristus sebagai raja. Kristus menjalankan fungsi raja-Nya dengan menarik semua orang kepada diri-Nya oleh kematian dan kebangkitan-Nya Bdk. Yoh 13:32.. Kristus, Raja dan Tuhan semesta alam, telah menjadikan Diri pelayan semua orang, karena "Ia tidak datang untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang" (Mat 20:28). Untuk seorang Kristen, mengabdi Kristus berarti "meraja" (LG 36) - terutama "dalam orang-orang yang miskin dan menderita", di mana Gereja "mengenal citra Pendiri-Nya yang miskin dan menderita" (LG 8). Umat Allah mempertahankan "martabatnya sebagai raja", apabila ia setia kepada panggilannya, untuk melayani bersama Kristus.
"Semua orang, yang dilahirkan kembali dalam Kristus, dijadikan raja oleh tanda salib, sementara urapan Roh Kudus mentahbiskan mereka menjadi imam. Karena itu, semua orang Kristen yang rohani dan berakal budi harus yakin bahwa mereka - terlepas dari tugas-tugas khusus jabatan kami - berasal dari turunan rajawi dan mengambil bagian dalam tugas-tugas seorang imam. Apa yang lebih rajawi daripada jiwa yang dalam ketaatan terhadap Allah menguasai badannya? Dan apa yang lebih sesuai dengan tugas-tugas imam daripada menyerahkan kepada Tuhan hati nurani yang murni dan di atas altar hati mempersembahkan kepada Tuhan kurban tak bercela yakni kesalehan?" (Leo Agung, serm. 4,1).

787.Sejak awal, Yesus membiarkan para murid-Nya mengambil bagian dalam kehidupan-Nya Bdk. Mrk 1:16-20; 3:13-19.. Ia menyingkapkan bagi mereka misteri Kerajaan Allah Bdk. Mat 13:10-17. dan memberikan mereka bagian dalam perutusan-Nya, dalam kegembiraan-Nya Bdk.Luk 10:17-20. dan dalam kesengsaraan-Nya Bdk. Luk 22:28-30.. Yesus berbicara mengenai hubungan akrab antara Dia dan mereka, yang mengikuti Dia: "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu... Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya" (Yoh 15:4-5). Dan Ia menyatakan satu persekutuan yang penuh rahasia dan real antara tubuh-Nya dan tubuh kita: "Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia" (Yoh 6:56).

788.Ketika Ia tidak hadir lagi secara kelihatan di tengah murid-murid-Nya, Yesus tidak meninggalkan mereka sebagai yatim piatu Bdk. Yoh 14:18.. Ia menjanjikan, tinggal beserta mereka sampai akhir zaman Bdk. Mat 28:20. dan mengutus kepada mereka Roh-Nya Bdk. Yoh 20:22; Kis 2:33.. Dalam arti tertentu persekutuan dengan Yesus dipererat lagi: "Sebab Ia telah mengumpulkan saudara-saudarinya dari segala bangsa, dan dengan mengurniakan Roh-Nya Ia secara gaib membentuk mereka menjadi Tubuh-Nya" (LG 7).

789.Perbandingan Gereja dengan tubuh menyoroti hubungan yang mesra antara Gereja dan Kristus. Gereja tidak hanya terkumpul di sekeliling-Nya, tetapi dipersatukan di dalam Dia, dalam Tubuh-Nya. Tiga aspek Gereja sebagai Tubuh Kristus perlu ditonjolkan secara khusus: kesatuan semua anggota satu dengan yang lain oleh persatuannya dengan Kristus; Kristus sebagai Kepala Tubuh; Gereja sebagai mempelai Kristus.

790.Orang beriman, yang menjawab Sabda Allah dan menjadi anggota Tubuh Kristus, dipersatukan secara erat dengan Kristus: "Dalam Tubuh itu hidup Kristus dicurahkan ke dalam umat beriman. Melalui Sakramen-sakramen mereka itu secara rahasia namun nyata dipersatukan dengan Kristus yang telah menderita dan dimuliakan" (LG 7). Itu berlaku terutama untuk Pembaptisan, yang olehnya kita dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Kristus Rm 6:4-5; 1 Kor 12:13., dan untuk Ekaristi, yang olehnya "kita secara nyata ikut serta dalam Tubuh Tuhan; maka kita diangkat untuk bersatu dengan Dia dan bersatu antara kita" (LG 7).

791.Kesatuan Tubuh tidak menghapus perbedaan antara anggota-anggota: "Dalam pembentukan Tubuh Kristus berlaku perbedaan anggota dan tugas. Satu Roh yang membagi-bagikan anugerah-Nya yang bermacam ragam, sesuai kekayaan-Nya dan sejalan dengan kebutuhan pelayanan, demi kepentingan Gereja". Kesatuan Tubuh Mistik menyebabkan dan mengembangkan di antara kaum beriman cinta satu sama lain: "Maka, bila ada satu anggota yang menderita, semua anggota ikut menderita; atau bila satu anggota dihormati, semua anggota ikut bergembira" (LG 7). Kesatuan Tubuh Mistik mengatasi segala pemisahan antar manusia: "Karena kamu semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-iaki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus" (Gal 3:27-28).

792.Kristus "adalah Kepala Tubuh, tetapi Tubuh adalah Gereja" (Kol 1:18). Ia adalah asal ciptaan dan penebusan. Ditinggikan dalam kemuliaan Bapa, "Dialah yang lebih utama dalam segala sesuatu" (Kol 1:18), terutama dalam Gereja, melaluinya Ia menyebar-luaskan Kerajaan-Nya atas segala sesuatu.

<<   >>