KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1138. | Dalam pelayanan pemujaan Allah dan dalam penyelesaian rencana-Nya, turut serta semua orang yang dihimpun kembali di bawah Kristus sebagai Kepala : kekuatan-kekuatan surgawi Bdk. Why 4-5; Yes 6:2-3., seluruh ciptaan (di dalam buku Wahyu dinyatakan oleh empat makhluk hidup), pelayan Perjanjian Lama dan Baru (kedua puluh empat tua-tua), umat Allah yang baru (seratus empat puluh empat ribu Bdk. Why 7:1-8; 14:1.), terutama mereka yang telah dibunuh demi Sabda Allah 4Bdk. Why 6:9-11., dan Bunda Allah yang kudus (wanita Bdk. Why 12., mempelai Anak Domba Bdk. Why 21:9.), dan akhirnya "suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa" (Why 7:9).
| | 1139. | Roh dan Gereja menyanggupkan kita mengambil bagian dalam liturgi abadi ini, apabila kita merayakan misteri keselamatan dalam Sakramen-sakramen.
| | 1140. | Seluruh jemaat, Tubuh yang bersatu dengan Kristus, Kepalanya, merayakannya. "Upacara-upacara liturgi bukanlah tindakan perorangan, melainkan perayaan Gereja sebagai Sakramen kesatuan, yakni umat kudus yang berhimpun dan diatur di bawah para Uskup. Maka upacara-upacara itu menyangkut seluruh Tubuh Gereja dan menampakkan serta mempengaruhinya; sedangkan masing-masing anggota disentuhnya secara berlain-lainan, menurut keanekaan tingkatan, tugas, serta keikutsertaan aktual mereka" (SC 26). Karena itu berlakulah: "Setiap kali suatu upacara, menurut hakikatnya yang khas, diselenggarakan sebagai perayaan bersama, dengan dihadiri banyak umat yang ikut serta secara aktif, hendaknya ditandaskan, agar bentuk itu sedapat mungkin diutamakan terhadap upacara perseorangan yang seolah-olah bersifat pribadi" (SC 27).
| << >>
|